Category Archives: Tak Berkategori

Tabligh Akbar bersama Ustadz Sofyan dari Jakarta


kajian-ustadz-sofyan-di-purworejo

Iklan

Donasi Dakwah (untuk finishing pembangunan Gedung KB TK Mutiara islam Purworejo)


๐Ÿ’ Amal jariyah di 10 hari pertama di bulan dzulhijjah…
Dari Ibnu โ€˜Abbas radhiyallahu anhuma ia berkata, Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda :

ู…ูŽุง ู…ูู†ู’ ุฃูŽูŠู‘ูŽุงู…ู ุงู„ุนูŽู…ูŽู„ู ุงู„ุตู‘ูŽุงู„ูุญู ูููŠู‡ูู†ู‘ูŽ ุฃูŽุญูŽุจู‘ู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู…ูู†ู’ ู‡ูŽุฐูู‡ู ุงู„ุฃูŽูŠู‘ูŽุงู…ู ุงู„ุนูŽุดู’ุฑูุŒ ููŽู‚ูŽุงู„ููˆุง: ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูุŒ ูˆูŽู„ูŽุง ุงู„ุฌูู‡ูŽุงุฏู ูููŠ ุณูŽุจููŠู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูุŸ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ: ูˆูŽู„ูŽุง ุงู„ุฌูู‡ูŽุงุฏู ูููŠ ุณูŽุจููŠู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูุŒ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุฑูŽุฌูู„ูŒ ุฎูŽุฑูŽุฌูŽ ุจูู†ูŽูู’ุณูู‡ู ูˆูŽู…ูŽุงู„ูู‡ู ููŽู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุฑู’ุฌูุนู’ ู…ูู†ู’ ุฐูŽู„ููƒูŽ ุจูุดูŽูŠู’ุกู

โ€œTidaklah ada hari hari yang amal shalih pada hari hari tersebut lebih dicintai oleh Allah daripada sepuluh hari pertama dibulan dzulhijjah. Maka para sahabat bertanya, โ€œwahai Rasulullah apakah (amal shalih tersebut) lebih Allah cintai dari pada jihad fi sabilillah ?โ€. beliau menjawab, โ€œiya walupun dengan jihad fi sabilillah, kecuali sesorang yang keluar (berjihad) dengan diri dan hartanya lalu tidak kembali setelah itu selamanya (syahid)โ€ (HR Bukhari : 926, Abu Dawud : 2438, Ahmad : 1968)

๐ŸŒดMari beramal shalih dengan wakaf gedung tk mutiara islam..

๐ŸกPembangunan Gedung KB TK Mutiara Islam sud ah hampir selesai dan kami berusaha dengan ijin Allah untuk menyelesaikannya untuk saat ini kami mempunyai kebutuhan dalam waktu dekat ini RP 15.000.000 dengan rincian 1.Untuk bayar pekerjaan tukang 10.000.000. 2.Untuk bayar matrial 5.000.000

๐Ÿ’ฐBila berkenan bisa berdonasi : 1.Sunaryo no rek MANDIRI = 9000014742697
BCA = No Rek: 8025041425 konfirmasi 085729121879
2.Husni Hadiyanto S.Kep BNI Syariah no.0157725847 an.Husni Hadiyanto,kode bank 009. Konfirmasi 085729912875 3.Benti Uliatil Amroti SPd. langsung ke KB TK Mutiara Islam Depokrejo. 4.Toko buku Media Hidayah Purworejo

๐ŸŒพ“Perumpamaan orang yang meninfaqkan hartanya di jalan Allah seperti butir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai , pada setiap tangkai ada seratus biji , Allah melipat gandakan bagi yang Dia kehendaki dan Allah Maha Mengetahui”.
( Q S Al-Baqoroh : 261)

๐ŸŒบ“Apabila manusia meninggal dunia terputuslah amal perbuatanya , kecuali 3 hal , sodaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak sholeh.( HR Muslim)

โœ…Donasi yang masuk hari ini :
1.Ustadz. Luqman Irfangianta Wonosari Rp 200.000
2. Hamba Allah mranti 100.000
3..โ€ฆ…….
Support by *Yayasan Lajnah Istiqomah Purworejo*
๐Ÿ•นketua Yusro Al Hakim S.si Msc.

Jumat Ganjil Mengaji di Purworejo


14192652_1268196453192148_8619230657685748031_n

Daurah Fiqih Kurban Purworejo


14089271_1351309388230489_5713577330129032044_n

Madrasah Tahfidzul Qur’an Purworejo


Ma'had Abu Bakar Asshidiq Purworejo

Alhamdulillah Ma’had Abu Bakar Asshidiq Purworejo membuka Madrasah Tahfidzul Qur’an untuk anak Usia TK dan SD

Keterangan Lebih Lanjut bisa dilihat di brosur

Madrasah Tahfidzul Quran Purworejo

Update info donasi pembangunan Gedung Baru KB-TK Mutiara Islam Purworejo


rencana gedung baru tk mutiara islam purworejo

– terima dari mas agil ristiyanto madinah rp. 200.000
– terima uang dari mas agus kholela dari donatur rp. 5.000.000
– terima uang dari mas husni dari donatur rp. 7.000.000
– terima dari mas miftahudin cikarang rp. 300.000
– terima uang dari mas eri dari pak jundi rp. 3.000.000
– terima uang dari bpk abdullah rp. 200.000
– terima uang dari mas agus kholela dari hamba allah rp. 5.000.000
– terima uang dari mas eri dari umi tri aqiqah rp. 500.000
– terima dari amat muhsori rp. 500.000
– terima uang dari mas eri dari pak teguh rp. 500.000
– terima dari pak iman nur hidayat rp. 1.500.000
– terima dari hamba allah rp. 200.000
– terima dari toko media hidayah dari pak jundi rp. 7.0000.000
– terima dari toko media hidayah dari mas adi wibowo rp. 50.000
– terima dari toko media hidayah dari hamba allah rp. 150.000
– terima uang dari mas agus kholela dari bidan keburuhan rp. 150.000
– terima dari mas Miftahudin dari cikarang rp. 350.000
– terima dari mas Endro rp. 1.200.000 (dialokasikan untuk Kamar Mandi dan WC TK)
Total pemasukan Rp. 32.800.000,00

Pengeluaran
– untuk pembayaran material dll dari mas dwi rp. 7.900.000
– untuk pacitan dll bantu pak sudi rp. 1.550.000
Total pengeluaran Rp. 9.450.000,00

Sisa saldo Rp. 23.350.000,00

Jazakumullah khairan katsiro wa barakallahu fikum

Kajian Keluarga: Tak Ada Sofa Tikarpun Jadi – Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA


Kajian Islam: Ketika Umurku Sudah 40 Tahun – Ustadz Syafiq Riza Basalamah


Safari dakwah Islamiyah ke VII Kab.Purworejo


Simak dan ikuti NGAJI BERSAMA

tabligh akbar ustadz syafiq purworejoustadz syafiq kajian purworejo

Ustadz Dr. Syafiq Riza Hasan Basalamah,MA
( Alumni S 3 Universitas Islam Madinah,Saudi Arabia,Dosen Sekolah Tinggi Dirosah Islam Imam Syafiโ€™i Jember Jawa timur)

Kajian 1 โ€TAK ADA SOFA,TIKARPUN JADIโ€
Jumโ€™at, 4 September 2015 bakda Maghrib sd 21.00 WIB
Di Masjid Sebomenggalan Kota Purworejo
Untuk UMUM Muslim-Muslimah
Diisi sambutan dan himbauan Kamtibmas dari Sat.BinMas Polres Purworejo
Rute: dari alun alun Kota Purworejo/depan masjid Agung ikuti jalan sampai menuju pertigaan stasiun kereta lama purworejo,kmdian ambil kanan masuk jl.Kol.Sugiyono,ada lampu merah lurus sedikit,kmdian parkir di gedung wanita,masjid ada di dekat gedung wanita

Kajian 2 Taushiyah Shubuhโ€Belumkah tiba saatnya Bagimu…?
Sabtu, 5 September 2015 Bakda Shubuh sd jam 05.30 WIB
Di Masjid Muqorrobin Perum KBN, Selatan SMA Negeri 1 Purworejo
Untuk UMUM Muslim-Muslimah

Kajian 3 โ€œKetika Umurku Sudah 40 Tahunโ€
Sabtu, 5 September 2015 jam 06.00 sd 08.00
Di Masjid Al-Mina Perumahan Pagak Indah, Desa Pagak Kec.Banyuurip
Untuk UMUM Muslim-Muslimah

Kajian 4, Kajian Keluarga Brimob dan Polri;โ€BAHAYA RADIKALISME,penyebab dan solusinyaโ€
Sabtu, 5 September 2015 09.30 sd dhuhur

Di Aula Mako Kompi Brimob Kutoarjo
โ€œKhusus Aparat Brimob dan Undanganโ€

Acara ini diselenggarakan atas kerjasama
Yayasan Lajnah Istiqomah Majelis Taklim Nurus Sunnah Purworejo-Komunitas Masyarakat Cinta POLRI (Komascipol) Kab.Purworejo,Kompi Brimob Subden 4/c Pelopor kutoarjo,Takmir Masjid Sebomenggalan,Al-Muqorrobin, Warga RT 01 RW 10 Perum.Pagak Indah. Kontak person :085716544953, 081327041497, Grup WhatsApp Ahlus Sunnah Purworejo 085729912875
โ€œKhusus Aparat Brimob dan Undanganโ€

Acara ini diselenggarakan atas kerjasama
Yayasan Lajnah Istiqomah Majelis Taklim Nurus Sunnah Purworejo-Komunitas Masyarakat Cinta POLRI (Komascipol) Kab.Purworejo,Kompi Brimob Subden 4/c Pelopor kutoarjo,Takmir Masjid Sebomenggalan,Al-Muqorrobin, Warga RT 01 RW 10 Perum.Pagak Indah. Kontak person :085716544953, 081327041497, Grup WhatsApp Ahlus Sunnah Purworejo 085729912875

HUKUM BERHARI RAYA DENGAN PEMERINTAH


FATWA-FATWA SEPUTAR BERHARI RAYA DENGAN PEMERINTAH

Oleh
Ustadz Armen Halim Naro

FATWA SYAIKHUL ISLAM IBNU TAIMIYAH
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah ditanya : Tentang sebagian penduduk sebuah kota melihat hilal Dzul Hijjah. Tetapi tidak diakui oleh pemerintah kota. Apakah mereka berpuasa yang zhahirnya tanggal 9 (Dzul Hijjah), padahal yang sebenarnya 10 (Dzul Hijjah)?

Syaikhul Islam menjawab :Benar. Mereka harus berpuasa pada (tanggal) 9 yang secara zhahir diketahui mereka, sekalipun hakikatnya pada (hari tersebut) adalah 10 (Dzul Hijjah), jika memang ruโ€™yah mereka benar. Sesungguhnya di dalam Sunnah (disebutkan) dari Abu Hurairah, dari Nabi, Beliau bersabda.

ุตูŽูˆู’ู…ููƒูู…ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุชูŽุตููˆู’ู…ููˆู’ู†ูŽุŒ ูˆูŽููุทู’ุฑููƒูู…ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุชูŽูุทูุฑููˆู’ู†ูŽุŒ ูˆูŽุฃูŽุถู’ุญูŽุงูƒูู…ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุชูŽุถูŽุญู‘ููˆู’ู†ูŽ

โ€œPuasa kalian adalah pada hari kalian berpuasa. Dan berbuka kalian, ialah pada hari kalian berbuka. Dan hari penyembelihan kalian, ialah hari ketika kalian (semua) menyembelih [1] [Dikeluarkan oleh Abu Dawud, Ibnu Majah, Tirmidzi dan dishahihkannya]

Dari Aisyah Radhiyallahu โ€˜anha, beliau berkata : Rasulullah telah bersabda, โ€œ(Idul) Fitri, (yaitu) ketika semua manusia berbuka. Dan Idul Adha, (yaitu) ketika semua orang menyembelihโ€ [Diriwayatkan oleh Tirmidzi]

Dan perbuatan ini yang berlaku di semua kalangan imam kaum muslimin [2]

Dalam permasalahan puasa, Syaikh Al-Albani rahimahullah berkata : Saya berpendapat bahwa masyarakat di setiap negeri berpuasa dengan pemerintahnya, tidak berpecah belah, sebagian berpuasa dengan negaranya dan sebagian (lainnya) berpuasa dengan negara lain โ€“baik puasanya tersebut mendahului yang lainnya atau terlambat- karena akan memperluas perselisihan di masyarakat, sebagaimana yang terjadi di disebagian negara Arab. Wallahull Mustaโ€™an. [3]

FATWA SYAIKH ABDUL AZIZ BIN ABDULLAH BIN BAZ RAHIMAHULLAH
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Saya dari Asia Tenggara. Tahun Hijriah kami terlambat satu hari dibandingkan dengan Kerajaan Arab Saudi. Dan kami para mahasiswa- akan bersafar pada bulan Ramadhan tahun ini. Rasulullah bersabda : โ€œPuasalah kalian dengan melihatnya (hilal, -pen) dan berbukalah kalian dengan melihatnya โ€ฆ.โ€ Sampai akhir hadits. Kami telah memulai puasa di Kerajaan Arab Saudi, kemudian akan bersafar ke negara kami pada bulan Ramadhan. Dan di penghujung Ramadhan, puasa kami menjadi 31 hari. Pertanyaan kami, bagaimana hukum puasa kami dan berapa hari kami harus berpuasa ?

Beliau (Syaikh) menjawab : Jika anda berpuasa di Saudi atau di tempat lainnya, kemudian sisanya berpuasa di negara anda, maka berbukalah bersama mereka (yaitu berhari raya bersama mereka, pen), sekalipun berlebih dari tiga puluh hari. (Ini) sesuai dengan sabda Rasulullah.

ุตูŽูˆู’ู…ููƒูู…ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุชูŽุตููˆู’ู…ููˆู’ู†ูŽุŒ ูˆูŽููุทู’ุฑููƒูู…ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุชูŽูุทูุฑููˆู’ู†ูŽ

โ€œPuasa adalah hari semua kalian berpuasa. Dan berbuka adalah ketika semua kalian berbukaโ€

Akan tetapi jika tidak sampai 29 hari, maka hendaklah disempurnakan, karena bulan tidak akan kurang dari 29 hari. Wallahu Waliyyut Taufiq [4]

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Jika telah pasti masuk bulan Ramadhan di salah satu negara Islam, seperti Kerajaan Arab Saudi, dan selanjutnya negara tersebut mengumumkannya, akan tetapi di negara yang saya tempati belum diumumkan masuknya bulan Ramadhan, bagaimanakah hukumnya ? Apakah kami berpuasa cukup dengan terlihatnya di Saudi ? Atau kami berbuka dan berpuasa dengan mereka (negara saya, red), ketika mereka mengumumkan masuknya bulan Ramadhan ? Begitu juga denan permasalahan masuknya bulan Syawal, yaitu hari โ€˜Ied. Bagaimana hukumnya jika dua negara berselisih. Semoga Allah membalas dengan sebaik balasan dari kami dan dari kaum muslimin.

Beliau (Syaikh) menjawab : Setiap muslim, hendaklah berpuasa bersama dengan negara tempat ia tinggal, dan berbuka dengannya, sesuai sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

ุตูŽูˆู’ู…ููƒูู…ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุชูŽุตููˆู’ู…ููˆู’ู†ูŽุŒ ูˆูŽููุทู’ุฑููƒูู…ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุชูŽูุทูุฑููˆู’ู†ูŽุŒ ูˆูŽุฃูŽุถู’ุญูŽุงูƒูู…ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุชูŽุถูŽุญู‘ููˆู’ู†ูŽ

โ€œPuasa kalian adalah pada hari kalian berpuasa. Dan berbuka kalian, ialah pada hari kalian berbuka. Dan hari penyembelihan kalian, ialah hari ketika kalian (semua) menyembelihโ€

Wa Billahi Taufiq [5]

FATWA SYAIKH SHALIH AL-FAUZAN HAFIZHAHULLAH
Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan ditanya : Jika telah pasti masuknya bulan Ramadhan di suatu negara Islam, seperti kerajaan Arab Saudi, sedangkan di negara lain belum diumumkan tentang masuknya, bagaimana hukumnya? Apakah kami berpuasa dengan kerajaan ? Bagaimana permasalahan ini. Jika terjadi perbedaan pada dua negara?

Beliau (Syaikh) menjawab : Setiap muslim berpuasa dan berbuka bersama dengan kaum muslimin yang ada di negaranya. Hendaklah kaum muslimin memperhatikan ruโ€™yah hilal di negara tempat mereka tinggal di sana, dan agar tidak berpuasa dengan ruโ€™yah negara yang jauh dari negara mereka, karena mathlaโ€™ berbeda-beda. Jika misalkan sebagian muslimin berada di negara yang bukan Islam dan di sekitar mereka tidak ada yang memperhatikan ruโ€™yah hilal โ€“maka dalam hal ini- tidak mengapa mereka berpuasa dengan kerajaan Arab Saudi.[6]

FATWA LAJNAH DAโ€™IMAH LIL BUHUTS ILMIAH WAL IFTWA ARAB SAUDI
Lajnah Daโ€™imah Lil Buhuts Ilmiah Wal Ifta ditanya : Bagaimana pendapat Islam tentang perselisihan hari raya kaum muslimin, yaitu Idul Fithri dan Iedul Adha ? Perlu diketahui, hal ini dapat menyebabkan berpuasa pada hari yang diharamkan berpuasa, yaitu hari raya Iedul Fithri atau berbuka pada hari diwajibkan berpuasa? Kami mengharapkan jawaban tuntas tentang permasalahan yang penting ini, yang dapat kami jadikan alasan di hadapan Allah. Jika terjadi perselisihan, kemungkinan bisa dua hari, (atau) kemungkinan tiga hari. Seandainya Islam menolak perselisihan, bagaimana jalan yang benar untuk menyatukan hari raya kaum Muslimin ?

Dijawab : Para ulama sepakat bahwa Mathlaโ€™ Hilal berbeda-beda. Dan hal itu diketahui dengan panca indera dan akal. Akan tetapi mereka berselisih dalam memberlakukan atau tidaknya dalam memulai puasa Ramadhan dan mengakhirinya. Ada dua pendapat :

Pertama : Diantara imam fiqih berpendapat, bahwa berbedanya Mathla berlaku dalam menentukan permulaan puasa dan penghabisannya.

Kedua : Diantara mereka tidak memberlakukannya, dan setiap kelompok berdalil dengan Kitab, Sunnah serta Qias. Dan kadang-kadang, kedua kelompok berdalil dengan satu nash, karena ada persamaan dalam beristidlal (berdalil), seperti firman Allah Taโ€™ala. โ€œBarangsiapa diantara kalian yang menyaksikan bulan, maka berpuasalahโ€ (al-Baqarah : 185). FirmanNya. โ€œMereka bertanya tentang hilal. Katakanlah : Sesungguhnya ia adalah penentu waktu bagi manusiaโ€ (al-Baqarah : 189). Dan sabda Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam : โ€œBerpuasalah kalian dengan melihatnya, dan berbukalah dengan melihatnyaโ€

Itu semua karena perbedaan mereka dalam memahami nash dalam mengambil istidlal dengannya.

Kesimpulannya.
Permasalahan yang ditanyakan masuk ke dalam wilayah ijtihad. Oleh karenanya, para ulama -baik yang terdahulu maupun yang sekarang- telah berselisih. Dan tidak mengapa, bagi penduduk negeri manapun, jika tidak melihat hilal pada malam ketiga puluh untuk mengambil hilal yang bukan mathla mereka, jika kiranya mereka benar-benar telah melihatnya.

Jika sesama mereka berselisih juga, maka hendaklah mereka mengambil keputusan pemerintah negaranya โ€“jika seandainya pemerintah mereka Muslim-. Karena, keputusannya dengan mengambil salah satu dari dua pendapat, akan mengangkat perselisihan. Dalam hal ini umat wajib mengamalkannya. Dan jika pemerintahannya tidak muslim, maka mereka mengambil pendapat Majlis Islamic Center yanga ada di Negara mereka, untuk menjaga persatuan dalam berpuasa Ramadhan dan shalat โ€˜Ied.

Semoga Allah memberi taufiq, dan semoga shalawat dan salam tercurahkan kepada Nabi, keluarga dan para sahabatnya.

Tertanda : Wakil Ketua : Abdur Razzaq Afifi. Anngota ; Abdullah bin Ghudayyan, Abdullah bin Mani. [7]

[Disalin dari Majalah As-Sunnah Edisi 07/Tahun VIII/1425H/2004M, Dikutip Dari Fatwa-Fatwa Seputar Hari Raya Dengan Pemerintah, Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah, Surakarta, Jl. Solo-Purwodadi Km 8, Selokaton Gondangrejo – Solo]
_______
Footnote
[1]. HR Tirmidzi, Bab Ma Ja-a Annal Fithra Yauma Tafthurun, Sunan dengan Tuhfah (3/382, 383
[2]. Majmu Fatawa (25/202)
[3]. Tamamul Minnah, hal. 398
[4]. Fatawa Ramadhan 1/145
[5]. Fatawa Ramadhan 1/112
[6]. Al-Muntaqa Min Fatawa Syaikh Shalih bin Fauzan 3/124
[7]. Fatawa Ramadhan 1/117

sumber : almanhaj.or.id