Arsip Blog

Info Kajian untuk Umum ๐Ÿ‚ *PURWOREJO* Bersama: ๐ŸŽ™Al Ustadz Firanda Andirja, MA (Mahasiswa S3 bidang Aqidah univ.Islam Madinah,Pengajar Tetap Di Masjid Nabawi)


๐Ÿƒ Info Kajian untuk Umum
๐Ÿ‚ *PURWOREJO*
Majelis Ilmu…Taman Taman Surga…
ุงู ู†ู’ ุดูŽุข ุกูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ู ุชุนุงู„ู‰

Bersama:
๐ŸŽ™Al Ustadz Firanda Andirja, MA (Mahasiswa S3 bidang Aqidah univ.Islam Madinah,Pengajar Tetap Di Masjid Nabawi)

๐Ÿ“– MATERI:
MERAIH KHUSNUL KHATIMAH

๐Ÿ—“Sabtu,25 Syawal 1437/
30 Juli 2016

๐Ÿ•ฐbakda maghrib sd jam 21.00

๐Ÿ•Œ Masjid Sebomenggalan Kota Purworejo
_________________๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด
KAJIAN AKBAR
๐Ÿ“—NASEHAT BUAT SI KAYA DAN SI MISKIN

๐Ÿ“… WAKTU
Hari ahad,26 Syawal 1437 H / 31 Juli 2016
Jam 08.30 – dhuhur

๐ŸšฉTEMPAT
Masjid Jami As Sakinah Prayan Loano purworejo

๐ŸŽ™Sambutan: AKP Markotip,Kapolsek Loano (Mewakili Kapolres Purworejo)

๐Ÿ“ž CP / Info
085729912875

Present by:
๐Ÿš“Komunitas Masyarakat Cinta Polri KOMASCIPOL PURWOREJO
๐Ÿ€Yayasan Lajnah Istiqomah Purworejo
๐ŸŒ™Takmir Masjid Jami’ Sakinah & Sebomenggalan
๐ŸƒGrup Whasctapp Ahlus Sunnah Purworejo-Dakwah dan Bimbingan Islam
didukung oleh:

KEPOLISIAN RESORT PURWOREJO

~~~~~~~~~~~~~~~~~

ู…ูŽู†ู’ ุฏูŽู„ู‘ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฎูŽูŠู’ุฑู ููŽู„ูŽู‡ู ู…ูุซู’ู„ู ุฃูŽุฌู’ุฑู ููŽุงุนูู„ูู‡ู

“Barangsiapa menunjukkan kepada kebaikan, maka ia mendapatkan pahala sebagaimana orang yang melakukan.” [HR. Muslim, 3509]

Silakan disebarkan

————
Biodata singkat ustadz Firanda.ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰

Nama: Firanda Andirja bin Abidin .ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰

Pendidikan terakhir:

saat ini beliau sedang mengenyam pendidikan jenjang Doktor bidang Aqidah di universitas yang sama.

Menjadi pengajar berbahasa Indonesia di masjid Nabawi Madinah.

Guru-guru beliau:
1. Syaikh Abdul Muhsin Al-Abbad al badr
2. Syaikh Soleh Al-Suhaimi
3. Syaikh Abdurrazzaq bin abdul muhsin al abbad al badr- hafidhahumullahu jamii’an
Dan masyaikh lainnya
ูˆุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ุฃุนู„ู… ุจุงู„ุตูˆุงุจ
ุจุงุฑูƒ ุงู„ู„ู‡ ููŠูƒู…

Kajian Ustadz Firanda di Purworejo

Iklan

Donasi Pembangunan Gedung Sekolah Rintisan Sunnah di Purworejo


Donasi Pembangunan Gedung TK Mutiara Islam Purworejo

Kajian Keluarga: Tak Ada Sofa Tikarpun Jadi – Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA


Safari dakwah Islamiyah ke VII Kab.Purworejo


Simak dan ikuti NGAJI BERSAMA

tabligh akbar ustadz syafiq purworejoustadz syafiq kajian purworejo

Ustadz Dr. Syafiq Riza Hasan Basalamah,MA
( Alumni S 3 Universitas Islam Madinah,Saudi Arabia,Dosen Sekolah Tinggi Dirosah Islam Imam Syafiโ€™i Jember Jawa timur)

Kajian 1 โ€TAK ADA SOFA,TIKARPUN JADIโ€
Jumโ€™at, 4 September 2015 bakda Maghrib sd 21.00 WIB
Di Masjid Sebomenggalan Kota Purworejo
Untuk UMUM Muslim-Muslimah
Diisi sambutan dan himbauan Kamtibmas dari Sat.BinMas Polres Purworejo
Rute: dari alun alun Kota Purworejo/depan masjid Agung ikuti jalan sampai menuju pertigaan stasiun kereta lama purworejo,kmdian ambil kanan masuk jl.Kol.Sugiyono,ada lampu merah lurus sedikit,kmdian parkir di gedung wanita,masjid ada di dekat gedung wanita

Kajian 2 Taushiyah Shubuhโ€Belumkah tiba saatnya Bagimu…?
Sabtu, 5 September 2015 Bakda Shubuh sd jam 05.30 WIB
Di Masjid Muqorrobin Perum KBN, Selatan SMA Negeri 1 Purworejo
Untuk UMUM Muslim-Muslimah

Kajian 3 โ€œKetika Umurku Sudah 40 Tahunโ€
Sabtu, 5 September 2015 jam 06.00 sd 08.00
Di Masjid Al-Mina Perumahan Pagak Indah, Desa Pagak Kec.Banyuurip
Untuk UMUM Muslim-Muslimah

Kajian 4, Kajian Keluarga Brimob dan Polri;โ€BAHAYA RADIKALISME,penyebab dan solusinyaโ€
Sabtu, 5 September 2015 09.30 sd dhuhur

Di Aula Mako Kompi Brimob Kutoarjo
โ€œKhusus Aparat Brimob dan Undanganโ€

Acara ini diselenggarakan atas kerjasama
Yayasan Lajnah Istiqomah Majelis Taklim Nurus Sunnah Purworejo-Komunitas Masyarakat Cinta POLRI (Komascipol) Kab.Purworejo,Kompi Brimob Subden 4/c Pelopor kutoarjo,Takmir Masjid Sebomenggalan,Al-Muqorrobin, Warga RT 01 RW 10 Perum.Pagak Indah. Kontak person :085716544953, 081327041497, Grup WhatsApp Ahlus Sunnah Purworejo 085729912875
โ€œKhusus Aparat Brimob dan Undanganโ€

Acara ini diselenggarakan atas kerjasama
Yayasan Lajnah Istiqomah Majelis Taklim Nurus Sunnah Purworejo-Komunitas Masyarakat Cinta POLRI (Komascipol) Kab.Purworejo,Kompi Brimob Subden 4/c Pelopor kutoarjo,Takmir Masjid Sebomenggalan,Al-Muqorrobin, Warga RT 01 RW 10 Perum.Pagak Indah. Kontak person :085716544953, 081327041497, Grup WhatsApp Ahlus Sunnah Purworejo 085729912875

HUKUM BERHARI RAYA DENGAN PEMERINTAH


FATWA-FATWA SEPUTAR BERHARI RAYA DENGAN PEMERINTAH

Oleh
Ustadz Armen Halim Naro

FATWA SYAIKHUL ISLAM IBNU TAIMIYAH
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah ditanya : Tentang sebagian penduduk sebuah kota melihat hilal Dzul Hijjah. Tetapi tidak diakui oleh pemerintah kota. Apakah mereka berpuasa yang zhahirnya tanggal 9 (Dzul Hijjah), padahal yang sebenarnya 10 (Dzul Hijjah)?

Syaikhul Islam menjawab :Benar. Mereka harus berpuasa pada (tanggal) 9 yang secara zhahir diketahui mereka, sekalipun hakikatnya pada (hari tersebut) adalah 10 (Dzul Hijjah), jika memang ruโ€™yah mereka benar. Sesungguhnya di dalam Sunnah (disebutkan) dari Abu Hurairah, dari Nabi, Beliau bersabda.

ุตูŽูˆู’ู…ููƒูู…ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุชูŽุตููˆู’ู…ููˆู’ู†ูŽุŒ ูˆูŽููุทู’ุฑููƒูู…ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุชูŽูุทูุฑููˆู’ู†ูŽุŒ ูˆูŽุฃูŽุถู’ุญูŽุงูƒูู…ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุชูŽุถูŽุญู‘ููˆู’ู†ูŽ

โ€œPuasa kalian adalah pada hari kalian berpuasa. Dan berbuka kalian, ialah pada hari kalian berbuka. Dan hari penyembelihan kalian, ialah hari ketika kalian (semua) menyembelih [1] [Dikeluarkan oleh Abu Dawud, Ibnu Majah, Tirmidzi dan dishahihkannya]

Dari Aisyah Radhiyallahu โ€˜anha, beliau berkata : Rasulullah telah bersabda, โ€œ(Idul) Fitri, (yaitu) ketika semua manusia berbuka. Dan Idul Adha, (yaitu) ketika semua orang menyembelihโ€ [Diriwayatkan oleh Tirmidzi]

Dan perbuatan ini yang berlaku di semua kalangan imam kaum muslimin [2]

Dalam permasalahan puasa, Syaikh Al-Albani rahimahullah berkata : Saya berpendapat bahwa masyarakat di setiap negeri berpuasa dengan pemerintahnya, tidak berpecah belah, sebagian berpuasa dengan negaranya dan sebagian (lainnya) berpuasa dengan negara lain โ€“baik puasanya tersebut mendahului yang lainnya atau terlambat- karena akan memperluas perselisihan di masyarakat, sebagaimana yang terjadi di disebagian negara Arab. Wallahull Mustaโ€™an. [3]

FATWA SYAIKH ABDUL AZIZ BIN ABDULLAH BIN BAZ RAHIMAHULLAH
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Saya dari Asia Tenggara. Tahun Hijriah kami terlambat satu hari dibandingkan dengan Kerajaan Arab Saudi. Dan kami para mahasiswa- akan bersafar pada bulan Ramadhan tahun ini. Rasulullah bersabda : โ€œPuasalah kalian dengan melihatnya (hilal, -pen) dan berbukalah kalian dengan melihatnya โ€ฆ.โ€ Sampai akhir hadits. Kami telah memulai puasa di Kerajaan Arab Saudi, kemudian akan bersafar ke negara kami pada bulan Ramadhan. Dan di penghujung Ramadhan, puasa kami menjadi 31 hari. Pertanyaan kami, bagaimana hukum puasa kami dan berapa hari kami harus berpuasa ?

Beliau (Syaikh) menjawab : Jika anda berpuasa di Saudi atau di tempat lainnya, kemudian sisanya berpuasa di negara anda, maka berbukalah bersama mereka (yaitu berhari raya bersama mereka, pen), sekalipun berlebih dari tiga puluh hari. (Ini) sesuai dengan sabda Rasulullah.

ุตูŽูˆู’ู…ููƒูู…ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุชูŽุตููˆู’ู…ููˆู’ู†ูŽุŒ ูˆูŽููุทู’ุฑููƒูู…ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุชูŽูุทูุฑููˆู’ู†ูŽ

โ€œPuasa adalah hari semua kalian berpuasa. Dan berbuka adalah ketika semua kalian berbukaโ€

Akan tetapi jika tidak sampai 29 hari, maka hendaklah disempurnakan, karena bulan tidak akan kurang dari 29 hari. Wallahu Waliyyut Taufiq [4]

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Jika telah pasti masuk bulan Ramadhan di salah satu negara Islam, seperti Kerajaan Arab Saudi, dan selanjutnya negara tersebut mengumumkannya, akan tetapi di negara yang saya tempati belum diumumkan masuknya bulan Ramadhan, bagaimanakah hukumnya ? Apakah kami berpuasa cukup dengan terlihatnya di Saudi ? Atau kami berbuka dan berpuasa dengan mereka (negara saya, red), ketika mereka mengumumkan masuknya bulan Ramadhan ? Begitu juga denan permasalahan masuknya bulan Syawal, yaitu hari โ€˜Ied. Bagaimana hukumnya jika dua negara berselisih. Semoga Allah membalas dengan sebaik balasan dari kami dan dari kaum muslimin.

Beliau (Syaikh) menjawab : Setiap muslim, hendaklah berpuasa bersama dengan negara tempat ia tinggal, dan berbuka dengannya, sesuai sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

ุตูŽูˆู’ู…ููƒูู…ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุชูŽุตููˆู’ู…ููˆู’ู†ูŽุŒ ูˆูŽููุทู’ุฑููƒูู…ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุชูŽูุทูุฑููˆู’ู†ูŽุŒ ูˆูŽุฃูŽุถู’ุญูŽุงูƒูู…ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุชูŽุถูŽุญู‘ููˆู’ู†ูŽ

โ€œPuasa kalian adalah pada hari kalian berpuasa. Dan berbuka kalian, ialah pada hari kalian berbuka. Dan hari penyembelihan kalian, ialah hari ketika kalian (semua) menyembelihโ€

Wa Billahi Taufiq [5]

FATWA SYAIKH SHALIH AL-FAUZAN HAFIZHAHULLAH
Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan ditanya : Jika telah pasti masuknya bulan Ramadhan di suatu negara Islam, seperti kerajaan Arab Saudi, sedangkan di negara lain belum diumumkan tentang masuknya, bagaimana hukumnya? Apakah kami berpuasa dengan kerajaan ? Bagaimana permasalahan ini. Jika terjadi perbedaan pada dua negara?

Beliau (Syaikh) menjawab : Setiap muslim berpuasa dan berbuka bersama dengan kaum muslimin yang ada di negaranya. Hendaklah kaum muslimin memperhatikan ruโ€™yah hilal di negara tempat mereka tinggal di sana, dan agar tidak berpuasa dengan ruโ€™yah negara yang jauh dari negara mereka, karena mathlaโ€™ berbeda-beda. Jika misalkan sebagian muslimin berada di negara yang bukan Islam dan di sekitar mereka tidak ada yang memperhatikan ruโ€™yah hilal โ€“maka dalam hal ini- tidak mengapa mereka berpuasa dengan kerajaan Arab Saudi.[6]

FATWA LAJNAH DAโ€™IMAH LIL BUHUTS ILMIAH WAL IFTWA ARAB SAUDI
Lajnah Daโ€™imah Lil Buhuts Ilmiah Wal Ifta ditanya : Bagaimana pendapat Islam tentang perselisihan hari raya kaum muslimin, yaitu Idul Fithri dan Iedul Adha ? Perlu diketahui, hal ini dapat menyebabkan berpuasa pada hari yang diharamkan berpuasa, yaitu hari raya Iedul Fithri atau berbuka pada hari diwajibkan berpuasa? Kami mengharapkan jawaban tuntas tentang permasalahan yang penting ini, yang dapat kami jadikan alasan di hadapan Allah. Jika terjadi perselisihan, kemungkinan bisa dua hari, (atau) kemungkinan tiga hari. Seandainya Islam menolak perselisihan, bagaimana jalan yang benar untuk menyatukan hari raya kaum Muslimin ?

Dijawab : Para ulama sepakat bahwa Mathlaโ€™ Hilal berbeda-beda. Dan hal itu diketahui dengan panca indera dan akal. Akan tetapi mereka berselisih dalam memberlakukan atau tidaknya dalam memulai puasa Ramadhan dan mengakhirinya. Ada dua pendapat :

Pertama : Diantara imam fiqih berpendapat, bahwa berbedanya Mathla berlaku dalam menentukan permulaan puasa dan penghabisannya.

Kedua : Diantara mereka tidak memberlakukannya, dan setiap kelompok berdalil dengan Kitab, Sunnah serta Qias. Dan kadang-kadang, kedua kelompok berdalil dengan satu nash, karena ada persamaan dalam beristidlal (berdalil), seperti firman Allah Taโ€™ala. โ€œBarangsiapa diantara kalian yang menyaksikan bulan, maka berpuasalahโ€ (al-Baqarah : 185). FirmanNya. โ€œMereka bertanya tentang hilal. Katakanlah : Sesungguhnya ia adalah penentu waktu bagi manusiaโ€ (al-Baqarah : 189). Dan sabda Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam : โ€œBerpuasalah kalian dengan melihatnya, dan berbukalah dengan melihatnyaโ€

Itu semua karena perbedaan mereka dalam memahami nash dalam mengambil istidlal dengannya.

Kesimpulannya.
Permasalahan yang ditanyakan masuk ke dalam wilayah ijtihad. Oleh karenanya, para ulama -baik yang terdahulu maupun yang sekarang- telah berselisih. Dan tidak mengapa, bagi penduduk negeri manapun, jika tidak melihat hilal pada malam ketiga puluh untuk mengambil hilal yang bukan mathla mereka, jika kiranya mereka benar-benar telah melihatnya.

Jika sesama mereka berselisih juga, maka hendaklah mereka mengambil keputusan pemerintah negaranya โ€“jika seandainya pemerintah mereka Muslim-. Karena, keputusannya dengan mengambil salah satu dari dua pendapat, akan mengangkat perselisihan. Dalam hal ini umat wajib mengamalkannya. Dan jika pemerintahannya tidak muslim, maka mereka mengambil pendapat Majlis Islamic Center yanga ada di Negara mereka, untuk menjaga persatuan dalam berpuasa Ramadhan dan shalat โ€˜Ied.

Semoga Allah memberi taufiq, dan semoga shalawat dan salam tercurahkan kepada Nabi, keluarga dan para sahabatnya.

Tertanda : Wakil Ketua : Abdur Razzaq Afifi. Anngota ; Abdullah bin Ghudayyan, Abdullah bin Mani. [7]

[Disalin dari Majalah As-Sunnah Edisi 07/Tahun VIII/1425H/2004M, Dikutip Dari Fatwa-Fatwa Seputar Hari Raya Dengan Pemerintah, Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah, Surakarta, Jl. Solo-Purwodadi Km 8, Selokaton Gondangrejo – Solo]
_______
Footnote
[1]. HR Tirmidzi, Bab Ma Ja-a Annal Fithra Yauma Tafthurun, Sunan dengan Tuhfah (3/382, 383
[2]. Majmu Fatawa (25/202)
[3]. Tamamul Minnah, hal. 398
[4]. Fatawa Ramadhan 1/145
[5]. Fatawa Ramadhan 1/112
[6]. Al-Muntaqa Min Fatawa Syaikh Shalih bin Fauzan 3/124
[7]. Fatawa Ramadhan 1/117

sumber : almanhaj.or.id

Kajian Umum, Ifthor dan Baksos di Desa Depokrejo, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo


Agenda Kajian Pekan ini
1. Kajian Umum dan Ifthor dilanjutkan bhaksos pembagian bingkisan Ramadhan dari ikhwah Grup WhatsApp Ahlus Sunnah Purworejo bagi warga pedesaan di Pesisir Selatan kab. Purworejo,desa Depokrejo Kec.Ngombol
Sabtu,24 Ramadhan/11 juli 2015 jam 16.30 sd buka puasa di MAsjid Baiturrahman desa depokrejo
bersama Al Ustadz Amir Al-Kadiry hafidhahullah
2. Kajian Umum Ahad 25 Ramadhan/12 Juli 2015 jam 09.30 di mAsjid Al Hidayah Perum. Mranti Kota Purworejo
“Pembatal-Pembatal Keislaman”bag. 1 melanjutkan pembahasan Kitab Al-Qoulul Mufid Karya Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab Al Wushobiy Rahimahullah..
3. Taushiyah Subuh 25 Ramamdhan/12 Juli 2015
di MAsjid Sakinah Prayan Loano Purworejo
Majelis Taklim Nurus Sunnah purworejo
yayasan Lajnah Istiqomah Purworejo
Grup Whats App Ahlus Sunnah Purworejo

Download [Audio] Safari Dakwah Ustadz Ahmad Zainuddin Lc di Purworejo dan Kebumen [16 – 17 Mei 2015]


Bismillahirrahmaanirrahiim

Allhamdulillah,berikut adalah rekaman kajian yang di bawakan oleh Ustadz Ahmad Zainuddin Lc Hafidzahullah (Alumnus Universitas Islam Madinah,KSA) dengan Susunan acara Sebagai Berikut :

1.Tema :“Amalan Penghuni Surga”

Sabtu 28 Rajab 1436 H/16 Mei 2015,Masjid Sebomenggalang – Kota Purworejo

2.Tema :”Cinta Dusta”

Ahad 28 Rajab 1436 J/17 Mei 2015,Masjid Al-Iman,Kewayuhan – Kebumen

3.Tema :“Menangis Karena Allah”

Ahad 28 Rajab 1436 J/17 Mei 2015,Masjid Al Awwabin,Perum Griya Muslim,jl HM.Sarbini Bumirejo – Kebumen Kota

Download Kajian melalui link di bawah ini dengan cara klik kanan save link as/copy link location bagi pengguna download manager

Mudah-mudahan Bermanfaat…

Judul Size Durasi Link Download
Amalang Penghuni Surga 30,2 Mb 2 Jam 11 Menit [Download]
Cinta Dusta 24,1 Mb 1 Jam 45 Menit [Download]
Menangis Karena Allah 34,4 Mb 2 Jam 29 Menit [Download]

Link Alternatif :
Apabila kesulitan Download melalui link di atas silahkan download melalui link Archive.org di bawah ini :

Amalang Penghuni Surga – [Download]
Cinta Dusta – [Download]
Menangis Karena Allah – [Download]

Sumber : kajian.net

Amalan Sunnah di Bulan Sya’ban


perbanyak puasa di bulan sya'ban

Pertanyaan:
Assalamuโ€™alaikum

Apakah ada amalan khusus ketika Syaโ€™ban? Mohon pencerahannya.

Dari: Ariqqa

Jawaban:
Waโ€™alaikumussalam

Ada beberapa hadis shahih yang menunjukkan anjuran amal tertentu di bulan Syaโ€™ban, di antara amalan tersebut adalah:

Pertama, memperbanyak puasa sunnah selama bulan Syaโ€™ban
Ada banyak dalil yang menunjukkan dianjurkannya memperbanyak puasa di bulan Syaโ€™ban. Di antara hadis tersebut adalah:

Dari Aisyah radhiallahu โ€˜anha, beliau mengatakan,

ูŠูŽุตููˆู…ู ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ู†ูŽู‚ููˆู„ูŽ: ู„ุงูŽ ูŠููู’ุทูุฑูุŒ ูˆูŽูŠููู’ุทูุฑู ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ู†ูŽู‚ููˆู„ูŽ: ู„ุงูŽ ูŠูŽุตููˆู…ูุŒ ููŽู…ูŽุง ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชู ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูŽู‘ู…ูŽ ุงุณู’ุชูŽูƒู’ู…ูŽู„ูŽ ุตููŠูŽุงู…ูŽ ุดูŽู‡ู’ุฑู ุฅูู„ูŽู‘ุง ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽุŒ ูˆูŽู…ูŽุง ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูู‡ู ุฃูŽูƒู’ุซูŽุฑูŽ ุตููŠูŽุงู…ู‹ุง ู…ูู†ู’ู‡ู ูููŠ ุดูŽุนู’ุจูŽุงู†ูŽ

โ€œTerkadang Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam puasa beberapa hari sampai kami katakan, โ€˜Beliau tidak pernah tidak puasa, dan terkadang beliau tidak puasa terus, hingga kami katakan: Beliau tidak melakukan puasa. Dan saya tidak pernah melihat Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam berpuasa sebulan penuh kecuali di bulan Ramadhan, saya juga tidak melihat beliau berpuasa yang lebih sering ketika di bulan Syaโ€™ban.โ€ (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Aisyah mengatakan,

ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽูƒูู†ู ุงู„ู†ูŽู‘ุจููŠูู‘ ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูŽู‘ู…ูŽ ูŠูŽุตููˆู…ู ุดูŽู‡ู’ุฑู‹ุง ุฃูŽูƒู’ุซูŽุฑูŽ ู…ูู†ู’ ุดูŽุนู’ุจูŽุงู†ูŽุŒ ููŽุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ูƒูŽุงู†ูŽ ูŠูŽุตููˆู…ู ุดูŽุนู’ุจูŽุงู†ูŽ ูƒูู„ูŽู‘ู‡ู

โ€œBelum pernah Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam berpuasa satu bulan yang lebih banyak dari pada puasa bulan Syaโ€™ban. Terkadang hampir beliau berpuasa Syaโ€™ban sebulan penuh.โ€ (H.R. Al Bukhari dan Msulim)

Aisyah mengatakan,

ูƒูŽุงู†ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูŽู‘ู…ูŽ ูŠูŽุชูŽุญูŽููŽู‘ุธู ู…ูู†ู’ ู‡ูู„ูŽุงู„ู ุดูŽุนู’ุจูŽุงู†ูŽ ู…ูŽุง ู„ูŽุง ูŠูŽุชูŽุญูŽููŽู‘ุธู ู…ูู†ู’ ุบูŽูŠู’ุฑูู‡ูุŒ ุซูู…ูŽู‘ ูŠูŽุตููˆู…ู ู„ูุฑูุคู’ูŠูŽุฉู ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽุŒ ููŽุฅูู†ู’ ุบูู…ูŽู‘ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูุŒ ุนูŽุฏูŽู‘ ุซูŽู„ูŽุงุซููŠู†ูŽ ูŠูŽูˆู’ู…ู‹ุงุŒ ุซูู…ูŽู‘ ุตูŽุงู…ูŽ

โ€œNabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam memberikan perhatian terhadap hilal bulan Syaโ€™ban, tidak sebagaimana perhatian beliau terhadap bulan-bulan yang lain. Kemudian beliau berpuasa ketika melihat hilal Ramadhan. Jika hilal tidak kelihatan, beliau genapkan Syaโ€™ban sampai 30 hari.โ€ (HR. Ahmad, Abu Daud, An Nasaโ€™i dan sanad-nya disahihkan Syaikh Syuโ€™aib Al Arnauth)

Ummu Salamah radhiallahu โ€˜anha mengatakan,

ุนูŽู†ู ุงู„ู†ูŽู‘ุจููŠูู‘ ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูŽู‘ู…ูŽุŒ ุฃูŽู†ูŽู‘ู‡ู ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽูƒูู†ู’ ูŠูŽุตููˆู…ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ุณูŽู‘ู†ูŽุฉู ุดูŽู‡ู’ุฑู‹ุง ุชูŽุงู…ู‹ู‘ุง ุฅูู„ูŽู‘ุง ุดูŽุนู’ุจูŽุงู†ูŽุŒ ูˆูŽูŠูŽุตูู„ู ุจูู‡ู ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽ

โ€œBahwa Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam belum pernah puasa satu bulan penuh selain Syaโ€™ban, kemudian beliau sambung dengan Ramadhan.โ€ (HR. An Nasaโ€™i dan disahihkan Al Albani)

Hadis-hadis di atas merupakan dalil keutamaan memperbanyak puasa di bulan Syaโ€™ban, melebihi puasa di bulan lainnya.
Apa Hikmahnya?

Ulama berselisih pendapat tentang hikmah dianjurkannya memperbanyak puasa di bulan Syaโ€™ban, mengingat adanya banyak riwayat tentang puasa ini.

Pendapat yang paling kuat adalah keterangan yang sesuai dengan hadis dari Usamah bin Zaid, beliau bertanya: โ€œWahai Rasulullah, saya belum pernah melihat Anda berpuasa dalam satu bulan sebagaimana Anda berpuasa di bulan Syaโ€™ban. Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda:

ุฐูŽู„ููƒูŽ ุดูŽู‡ู’ุฑูŒ ูŠูŽุบู’ููู„ู ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู ุนูŽู†ู’ู‡ู ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุฑูŽุฌูŽุจู ูˆูŽุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽุŒ ูˆูŽู‡ููˆูŽ ุดูŽู‡ู’ุฑูŒ ุชูุฑู’ููŽุนู ูููŠู‡ู ุงู„ู’ุฃูŽุนู’ู…ูŽุงู„ู ุฅูู„ูŽู‰ ุฑูŽุจูู‘ ุงู„ู’ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู†ูŽุŒ ููŽุฃูุญูุจูู‘ ุฃูŽู†ู’ ูŠูุฑู’ููŽุนูŽ ุนูŽู…ูŽู„ููŠ ูˆูŽุฃูŽู†ูŽุง ุตูŽุงุฆูู…ูŒ

โ€œIni adalah bulan yang sering dilalaikan banyak orang, bulan antara Rajab dan Ramadhan. Ini adalah bulan dimana amal-amal diangkat menuju Rab semesta alam. Dan saya ingin ketika amal saya diangkat, saya dalam kondisi berpuasa.โ€ (HR. An Nasaโ€™i, Ahmad, dan sanadnya dihasankan Syaikh Al Albani)

Kedua, memperbanyak ibadah di malam nishfu Syaโ€™ban
Ulama berselisish pendapat tentang status keutamaan malam nishfu Syaโ€™ban. Setidaknya ada dua pendapat yang saling bertolak belakang dalam masalah ini. Berikut keterangannya:

Pendapat pertama, tidak ada keuatamaan khusus untuk malam nishfu Syaโ€™ban. Statusnya sama dengan malam-malam biasa lainnya. Mereka menyatakan bahwa semua dalil yang menyebutkan keutamaan malam nishfu Syaโ€™ban adalah hadis lemah. Al Hafidz Abu Syamah mengatakan: Al Hafidz Abul Khithab bin Dihyah โ€“dalam kitabnya tentang bulan Syaโ€™banโ€“ mengatakan, โ€œPara ulama ahli hadis dan kritik perawi mengatakan, โ€˜Tidak terdapat satupun hadis shahih yang menyebutkan keutamaan malam nishfu Syaโ€™banโ€™.โ€ (Al Baโ€™its โ€˜ala Inkaril Bidaโ€™, Hal. 33).

Syaikh Abdul Aziz bin Baz juga mengingkari adanya keutamaan bulan Syaโ€™ban dan nishfu Syaโ€™ban. Beliau mengatakan, โ€œTerdapat beberapa hadis dhaif tentang keutamaan malam nishfu Syaโ€™ban, yang tidak boleh dijadikan landasan. Adapun hadis yang menyebutkan keutamaan shalat di malam nishfu Syaโ€™ban, semuanya statusnya palsu, sebagaimana keterangan para ulama (pakar hadis).โ€ (At Tahdzir min Al Bidaโ€™, Hal. 11)

Pendapat kedua, terdapat keutamaan khusus untuk malam nishfu Syaโ€™ban. Pendapat ini berdasarkan hadis shahih dari Abu Musa Al Asyโ€™ari radhiallahu โ€˜anhu, dimana Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda, โ€œSesungguhnya Allah melihat pada malam pertengahan Syaโ€™ban. Maka Dia mengampuni semua makhluknya, kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.โ€ (HR. Ibn Majah, At Thabrani, dan dishahihkan Al Albani).

Setelah menyebutkan beberapa waktu yang utama, Syaikhul Islam mengatakan, โ€œโ€ฆpendapat yang dipegangi mayoritas ulama dan kebanyakan ulama dalam Madzhab Hambali adalah meyakini adanya keutamaan malam nishfu Syaโ€™ban. Ini juga sesuai keterangan Imam Ahmad. Mengingat adanya banyak hadis yang terkait masalah ini, serta dibenarkan oleh berbagai riwayat dari para sahabat dan tabiโ€™inโ€ฆโ€ (Majmuโ€™ Fatawa, 23:123)

Ibn Rajab mengatakan, โ€œTerkait malam nishfu Syaโ€™ban, dulu para tabiโ€™in penduduk Syam, seperti Khalid bin Maโ€™dan, Mak-hul, Luqman bin Amir, dan beberapa tabiโ€™in lainnya, mereka memuliakannya dan bersungguh-sungguh dalam beribadah di malam ituโ€ฆโ€ (Lathaiful Maโ€™arif, Hal. 247).

Keterangan lebih lengkap tentang amalan malam nisfu Syaโ€™ban, bisa anda simak di: Shalat Nishfu Syaโ€™ban

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah)
Artikel http://www.KonsultasiSyariah.com

Penerimaan Santriwan Santriwati KB-TK Mutiara Islam Purworejo


Brosur, Pamflet Penerimaan Santriwan Santriwati KB TK Mutiara Islam Purworejo

brosur mutiara islamBanner

banner penerimaan santri tk

Rekaman Kajian Membentengi Umat dari bahaya ISIS, Syiah dan Radikalisme di Makodim 0708 Purworejo